Berita

Inspektur Jenderal KKP Tornanda Syaifullah di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (24/7)./RMOL

Nusantara

KKP Tinggalkan Cara Susi Pudjiastuti Berantas Kapal Pencuri Ikan

RABU, 24 JULI 2024 | 20:21 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Metode penenggelaman kapal asing pencuri ikan tidak lagi dilakukan. 

Padahal, cara ini pernah dilakukan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) periode 2014-2019, Susi Pudjiastuti. 

Inspektur Jenderal KKP Tornanda Syaifullah beranggapan kalau penenggelaman kapal berdampak buruk terhadap ekosistem lingkungan di bawah lautan. 


"Nggak pernah, kita (tenggelamkan kapal pencuri ikan), itu sebenarnya merusak, kalau kapal dibom itu merusak konservasi di bawahnya, kan, itu ikut rusak sebenarnya," kata Tornanda di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (24/7). 

Sebagai gantinya, Tornanda menjelaskan akan memanfaatkan kapal pencuri ikan. Sauangnya, Tornanda tidak menjelaskan lebih rinci soal pemanfaatan kapal pencuri ikan. 

Di sisi lain, Staf Ahli Menteri Bidang Ekologi dan Sumber Daya Laut Menteri KKP Hendra Yusran Siri, mengatakan pemanfaatan kapal ilegal bisa dialihkan untuk pendidikan sampai wisata ketimbang dihancurkan.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya