Berita

Kegiatan operasional Subholding Pelindo Jasa Maritim (SPJM) Pelindo/Ist

Bisnis

Layanan Meningkat di 2023, SPJM Pelindo Raup Laba Bersih Rp647 M

RABU, 24 JULI 2024 | 13:32 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Subholding Pelindo Jasa Maritim (SPJM), bagian dari Pelindo Group, berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp647 miliar (audited) sepanjang 2023, atau tercapai 128,38 persen dari Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2023. 

Pertumbuhan ini diraih SPJM seiring upayanya untuk terus memperkuat layanan melalui standardisasi proses bisnis di pelabuhan.

“SPJM sebagai bagian tak terpisahkan dari Pelindo, dapat menjaga profitabilitas capaian laba di tahun 2023 lalu dan berupaya dengan sungguh-sungguh, dari tahun ke tahun sejak dibentuk pasca merger Pelindo, menjaga komitmennya untuk terus menata layanan agar semakin baik dari hari ke hari, “ujar Arief Prabowo, Direktur Utama Pelindo Jasa Maritim dalam keterangannya yang diterima redaksi, Rabu (24/7).


Capaian laba tersebut merupakan kontribusi dari berbagai jasa yang dilayani oleh SPJM, dengan 3 (tiga) layanan utama yang mendominasi, antara lain layanan penundaan terealisasi 150,70 persen dari anggaran, layanan listrik yang tercapai 103,16 persen dari target anggaran, serta layanan fuel surcharge yang dominan di SPJM, serta dua anak usahanya yakni JAI dan PMS.

Pertumbuhan kinerja keuangan SPJM grup sejalan dengan kinerja operasional yang juga membukukan tren positif. Pemanduan kapal menembus 625.012 gerakan, meningkat 4,04 persen secara YoY. Sedangkan penundaan kapal meningkat 30,58 persen secara YoY, atau tercapai sebesar 4,97 miliar Gt-Jam. 

Distribusi BBM meningkat 25,61 persen YoY dan juga melampaui target RKAP 2023 dengan mencapai 101,98 persen atau sebanyak 49.686 KL. Demikian pula dengan kinerja distribusi gas 103,53 persen dari RKAP 2023 atau 49,86 persen YoY, dengan mencapai 13.188.848 MMBTU.

“Kami berharap dapat terus mendukung pertumbuhan ekonomi melalui peran Perusahaan sebagai penyedia jasa di sektor kemaritiman khususnya dari segi layanan kapal, layanan peralatan pelabuhan, serta jasa-jasa utilitas, yang semuanya diharapkan dapat menjaga kinerja pelabuhan di Indonesia,” pungkas Arief.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya