Berita

Anies Baswedan dan Prasetyo Edi Marsudi/Ist

Politik

5 Alasan Prasetyo Layak Cawagub Anies

RABU, 24 JULI 2024 | 11:31 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dukungan untuk Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi menjadi bakal Cawagub mendampingi Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024, terus mengalir.

Ketua Koalisi Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto mengatakan, ada lima alasan Prasetyo menjadi pendamping Anies.

"Alasan pertama adalah pengalaman dan kepemimpinan. Pengalaman Pras di legislatif selama hampir 13 tahun membuatnya memiliki wawasan luas mengenai kebutuhan dan aspirasi warga Jakarta," kata Sugiyanto melalui siaran persnya, Rabu (24/7).


Alasan kedua, Anies dan Prasetyo memiliki hubungan yang harmonis. Keduanya telah menunjukkan kemampuan untuk bekerja sama dengan baik dalam berbagai kesempatan.

"Alasan ketiga, Prasetyo dikenal memiliki pendekatan yang berorientasi pada kebutuhan rakyat. Hal ini sejalan dengan visi Anies yang juga fokus pada kesejahteraan warga Jakarta," kata Sugiyanto. 

Alasan keempat, kata Sugiyanto, Prasetyo telah terlibat dalam penanganan berbagai krisis di Jakarta, termasuk wabah Covid-19. 

"Pengalaman ini sangat berharga dalam menghadapi tantangan besar yang mungkin dihadapi oleh pemimpin Jakarta di masa depan," kata Sugiyanto.

Alasan kelima, Prasetyo memiliki komitmen yang kuat terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan. 

"Ini penting untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan program yang dijalankan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik," kata Sugiyanto.



Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya