Berita

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, saat menghadiri harlah PKB di JCC, Jakarta, Selasa (23/7)/RMOL

Politik

Pujian Surya Paloh untuk Cak Imin Tegaskan Nasdem-PKB Tak Terpisahkan

SELASA, 23 JULI 2024 | 23:59 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Meski Pilpres 2024 telah berlalu, dua partai yang saat itu berada dalam satu koalisi, Partai Nasdem dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), masih menjaga hubungan erat mereka. 

Hal ini disampaikan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, saat menghadiri peringatan hari lahir (Harlah) ke-26 PKB di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa malam (23/7).

Menurut Surya Paloh, PKB di bawah kepemimpinan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin semakin maju. Terbukti, pada Pemilu 2024, partai berlambang bola dunia itu mengalami kenaikan kursi legislatif.


"Jadi melihat progres perjalanan dari tahapan demi tahapan yang sudah dilalui, malam hari ini saya harus katakan, Gus Muhaimin sudah jauh melangkahi kemajuan apa yang saya capai," puji Surya Paloh.

Paloh pun mengomentari posisi tempat duduk yang diatur oleh PKB pada Harlah ke-26 hari ini. Dia merasa senang karena berada di samping Cak Imin.

"Nah ini menandakan Nasdem dan PKB tidak boleh berpisah kemanapun juga. Jadi di sini saya juga melihat begitu hebat diatur suasana protokoler tempat duduk yang ada," tandasnya.

Perayaan Harlah PKB berlangsung meriah dengan kehadiran banyak rekan perwakilan parpol. Selain Surya Paloh, turut hadir Ketua Umum PKS, Ahmad Syaikhu; Ketua Umum Hanura, Oesman Sapta Odang; dan Plt Ketum PPP, Mohamad Mardiono. 

Sementara parpol lainnya hanya diwakili sekretaris jenderal atau perwakilan teras. 

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya