Berita

Bakal cagub Banten Airin Rachmi Diany/Ist

Politik

Airin Masih Menunggu Sikap Resmi PDIP di Pilgub Banten

SELASA, 23 JULI 2024 | 12:42 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Nama Airin Rachmi Diany hingga kini masih menunggu sikap resmi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). 

Pasalnya, PDIP hingga kini belum juga bersikap menentukan sosok calon gubernur dan wakil gubernur yang didukungnya di Pilgub Banten 2024.

Direktur Eksekutif Citra Institute, Yusak Farchan mengamati, konstelasi jelang Pilgub Banten tak menunjukkan perkembangan positif bagi Airin. 


Diketahui, Airin yang mantan Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih hanya didukung Partai Golongan Karya (Golkar). 

Sementara, PDIP yang memiliki perolehan kursi terbanyak belum juga menentukan sikap politiknya di Pilgub Banten, padahal Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) bersama beberapa partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) sudah mendukung Andra Soni-Dimyati. 

"Airin berpotensi terkunci tidak bisa maju Cagub jika PDIP tidak mau berkoalisi dengan Golkar," ujar Yusak kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Selasa (23/7). 

Oleh karena itu, Yusak memandang ada kebuntuan komunikasi politik antara Golkar dengan PDIP, apabila sampai akhir bulan Juli menuju masa pendaftaran bakal calon kepala daerah ini belum juga menunjukkan tanda-tanda positif. 

"Corak politik Banten memang Golkar, tapi jumlah kursi PDIP sama dengan Golkar. Selain itu, PDIP punya sosok Rano Karno yang kompetitif jika maju sebagai Cagub," tutur Yusak. 

"Inilah yang membuat skema Koalisi Golkar-PDIP belum berjalan mulus karena sama-sama punya jagoan Cagub yang kompetitif," tambah Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Pamulang (Unpam) itu.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya