Berita

Ketua Wilayah Gereja Injili di Desa-desa Indonesia (GIDI) Pantai Utara, Pdt. Iker Rudy Tabuni/Ist

Politik

Tokoh Gereja Gidi Berharap Prabowo-Gibran Lanjutkan Pembangunan Era Jokowi di Papua

SELASA, 23 JULI 2024 | 10:15 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kehadiran Presiden Joko Widodo di Papua menjelang akhir masa jabatannya adalah simbol dari komitmen keberlanjutan pembangunan di wilayah timur Indonesia. 

Ketua Wilayah Gereja Injili di Desa-desa Indonesia (GIDI) Pantai Utara, Pdt. Iker Rudy Tabuni mengatakan, selama ini Presiden Jokowi telah menunjukkan dedikasi yang tinggi terhadap Papua.

Menurut Tabuni, meskipun Jokowi adalah seorang yang berasal dari Jawa, perhatian dan kasih sayangnya terhadap rakyat Papua sangat nyata. 


"Presiden Jokowi itu memang orang Jawa, tapi Papua itu selalu ada di hatinya," ujar Tabuni dalam keterangan tertulis, Selasa (23/7).

Tabuni pun mengapresiasi, saat Presiden Jokowi memilih Papua sebagai tempat perayaan acara puncak Hari Anak Nasional.

Tabuni menilai, kehadiran Jokowi di Papua di akhir masa jabatannya merupakan simbol harapan untuk keberlanjutan pembangunan di wilayah tersebut. 

"Ini adalah simbol adanya harapan Pak Jokowi supaya Presiden dan Wakil Presiden setelahnya melanjutkan apa yang telah diperbuat beliau selama ini di Tanah Papua," tuturnya.

Tabuni juga menyampaikan harapan agar Presiden terpilih Prabowo Subianto, bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dapat meneruskan dan bahkan meningkatkan program-program pembangunan di Papua. 

"Harapannya, Presiden terpilih Bapak Prabowo dan juga Wakil Pak Gibran meneruskan pembangunan di Papua. Bahkan untuk jadi lebih baik lagi di masa mendatang," pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya