Berita

Ilustrasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina/Ist

Bisnis

Pendataan QR Code Pertalite Diperluas

SENIN, 22 JULI 2024 | 12:51 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pendataan QR Code Pertalite untuk kendaraan roda 4 diperluas Pertamina Patra Niaga secara bertahap.

Setelah diterapkan di 41 Kota/Kabupaten sejak Juli 2023, kini pendataan kembali diperluas ke Jawa-Madura-Bali (Jamali), Kepri, Maluku, NTT, Maluku Utara, Gorontalo, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara sejak pertengahan Juli 2024.

Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari mengatakan, perluasan pendataan ini dilakukan untuk mencatat transaksi BBM penugasan lebih baik dan transparan.


“Perluasan dilakukan secara bertahap mulai di 190 kota/kabupaten wilayah Jamali dan sebagian non-Jamali, kemudian untuk provinsi lainnya atau sebanyak 283 kota/kabupaten lainnya akan menyusul di tahap berikutnya," kata Heppy, Senin (22/7).

Bagi kendaraan roda empat yang belum QR Code, kata dia, tetap dilayani namun akan diarahkan untuk mendaftar di website subsidi tepat.

Ia menegaskan, penggunaan QR Code bukan sebagai upaya pembatasan BBM, melainkan hanya pendataan semata untuk mengetahui pengguna subsidi BBM dan diharapkan dapat meminimalisir indikasi penyalahgunaan.

"Hingga awal Juli 2024, tercatat lebih dari 4,6 juta pengguna Pertalite sudah mendaftar QR Code," tutupnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya