Berita

Analis politik dari UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno/Ist

Politik

Pengamat Tolak Kewajiban Asuransi Kendaraan: Harusnya Sukarela

MINGGU, 21 JULI 2024 | 18:40 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kebijakan untuk mewajibkan kendaraan bermotor memiliki asuransi dianggap kurang tepat. Sebabnya asuransi memiliki sifat sukarela bagi penggunanya bukan kewajiban.

"Saya kira soal asuransi atau tidak kendaraan bermotor itu tak harus diwajibkan, mestinya sifatnya sukarela," kata analis politik dari UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu (21/7).

Menurutnya, asuransi kendaraan tidak boleh dipaksakan oleh pemerintah kepada rakyat. 


Pasalnya, selama ini sudah ada asuransi Jasa Raharja yang diterapkan pemerintah ketika adanya kecelakaan di jalan raya.

Sehingga masyarakat bisa melakukan klaim asuransi kecelakaan di jalan raya, tanpa harus membuat asuransi baru.

"Jadi asuransi itu ya jangan diwajibkan tapi sifatnya partisipatoris, mau asuransi oke mau tidak asurnasi juga oke," katanya.

Ia berharap pemerintah tidak memaksakan rakyatnya untuk mengasuransikan kendaraannya.

"Jangan ada kesan bahwa negara memaksakan supaya rakyat itu mengasuransikan kendaraannya. Itu tentu tidak relevan dan akan membebani kehidupan masyarakat," tutupnya.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya