Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPU Mochammad Afifuddin/RMOL

Politik

Ramai-ramai Anggota KPU Daerah Mundur Demi Maju Pilkada

JUMAT, 19 JULI 2024 | 16:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Fenomena baru terjadi pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024. Yakni, terdapat sejumlah anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah mengundurkan diri demi menjadi calon kepala daerah. 

Hal tersebut diungkap Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPU Mochammad Afifuddin, dalam acara diskusi publik bertajuk "Persiapan Pilkada Serentak 2024" yang digelar di Kantor KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (19/8). 

"Pemilu belum selesai, tapi ada beberapa jajaran yang mengundurkan diri," ujar sosok yang kerap disapa Afif itu. 


Dia menjelaskan, dalam UU 10/2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) membuat kebolehan bagi anggota KPU Pusat maupun daerah provinsi atau kabupaten/kota untuk mundur dari jabatannya. 

"Kalau jajaran kita mengundurkan diri, maka terhitung 45 hari sebelum masa pendaftaran (berdasarkan aturan di UU Pilkada), itu jatuhnya di 12 Juli ini," katanya. 

Lebih lanjut, mantan Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) itu memastikan fenomena anggota KPU beramai-ramai mengundurkan diri tidak signifikan jumlahnya. 

"Paling tidak ada 3 yang masuk datanya ke kami, salah satunya Ketua KPU Provinsi Gorontalo mengundurkan diri," katanya. 

"Ketiga penyelenggara Pemilu itu di antaranya, Anggota KPU Papua Pegunungan Theodorus Kossay, Ketua KPU Provinsi Gorontalo Fadliyanto Koem, dan Ketua KPU Tulang Bawang Provinsi Lampung Reka Punnata," tambah Afif.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya