Berita

Komika Pandji Pragiwaksono/Ist

Politik

Pandji Minta Marshel Batalkan Maju Pilkada Kota Tangsel

JUMAT, 19 JULI 2024 | 10:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keputusan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mengusung komika Marshel Widianto pada Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) 2024 dikritik sesama komika, Pandji Pragiwaksono.

Komika yang sudah tur keliling dunia itu berpendapat, banyak orang selama ini salah menangkap bahwa kritik yang dilontarkan itu untuk menyerang Marshel.

"Bagaimanapun orang salah nangkap, mereka pikir saya sedang menyerang Marshel. No, no, no, saya bukan menyerang Marshel, saya justru menyelamatkan dia,"  kata Pandji, lewat kanal YouTube resminya, dikutip Jumat (19/7).


Pandji mengklaim sangat mengenal Marshel yang memiliki latar belakang kelam, pernah bekerja menjadi antar jemput PSK dan kurir Sabu. Namun Pandji bersyukur, Marshel telah meninggalkan semua pekerjaan itu.

Pandji mengkritik keputusan Gerindra memilih Marshel berpasangan dengan Ahmad Riza Patria.

Pandji mengaku kasihan jika warga Tangsel harus dipimpin Marshel yang dinilai kurang memiliki pengetahuan dalam memimpin dan mengurus sebuah kota.

"Sebagai sebuah partai, Anda tidak bisa mengusung orang yang sekadar punya popularitas saja," sentilnya.

Pandji juga berharap Gerindra mendengar kritiknya, demi masa depan warga Tangsel dan untuk Marshel. Dia berharap agar Marshel mengundurkan diri dari pencalonan itu.

"Batalin aja Marshel, akan baik untuk semua orang. Baik untuk Kota Tangsel dan baik untuk Marshel," pungkas Pandji Pragiwaksono.

Sementara itu,, di sisi lain, Gerindra menilai Marshel sebagai sosok generasi muda yang mempunyai daya juang tinggi, dan resmi menjadi kader partai pimpinan Prabowo Subianto.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya