Berita

CEO Proximity Indonesia, Whima Edy Nugroho, menjawab pertanyaan wartawan/RMOLJatim

Politik

Survei Pilgub Jatim: Khofifah 55,8 Persen, Risma 21,8 Persen

JUMAT, 19 JULI 2024 | 07:00 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Lembaga Survei Proximity Indonesia merilis hasil survei terbaru terkait peta elektoral Pilgub Jawa Timur 2024. Petahana Khofifah Indar Parawansa masih unggul di semua aspek survei.

"Khofifah unggul, baik dalam pertanyaan terbuka (top of mind) ataupun tertutup (simulasi beberapa nama)," kata CEO Proximity Indonesia, Whima Edy Nugroho, dalam keterangan di Surabaya.

Pada kuisioner pertanyaan tertutup terkait elektabilitas (tingkat keterpilihan) terhadap 18 tokoh yang berpeluang maju sebagai gubernur Jawa Timur, Khofifah unggul jauh di angka 55,8 persen.


Selanjutnya ada nama Tri Rismaharini (Risma) di angka 21,80 persen, disusul Said Abdullah 3 persen. Lalu ada nama KH Marzuki Mustamar 2,1 persen, Azwar Anas 1,5 persen, Emil Dardak 0,9 persen, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di angka 0,8 persen, Thoriqul Haq 0,1 persen, Hanindhito Himawan 0,1 persen, Badrut Tamam 0,1 persen, Achmad Fauzi 0,1 persen.

Sementara 7 nama lainnya tidak dipilih, dan sebanyak 13,7 persen responden belum menentukan pilihan/belum menjawab.

Pada survei pertanyaan tertutup, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim, Jumat (19/7), simulasi 12 nama/tokoh yang dipilih menjadi gubernur Jawa Timur, Khofifah semakin menguat.

"Khofifah paling banyak mendapatkan dukungan dengan presentase 58,5 persen. Dalam simulasi delapan dan lima calon pun, Khofifah masih unggul dengan persentase lebih dari 50 persen," jelas Whima.

Proximity juga melakukan simulasi terhadap 10 nama tokoh potensial sebagai Wagub Jatim. Hasilnya Emil Dardak menjadi tokoh yang unggul dengan presentase 59,5 persen, disusul KH Marzuki Mustamar 5,9 persen, Abdullah Azwar Anas 2,3 persen, dan Thoriqul Haq 2,1 persen.

Nama-nama lainnya mendapatkan persentase kurang dari 5 persen.

Menurut Whima tingginya elektabilitas Khofifah dan Emil menunjukkan bahwa kinerja keduanya selama memimpin Jatim di periode pertama sangat positif.

"Pada survei kami, tingkat kepuasan masyarakat Jatim kepada Khofifah lebih dari 70 persen dengan rincian cukup puas 47,9 persen dan sangat puas 28,2 persen," jelasnya.

"Pun dengan Emil Dardak yang mendapatkan persentase kepuasaan sebesar lebih dari 70 persen dengan rincian cukup puas 47,4 persen dan sangat puas 27 persen. Masyarakat sepakat Jatim menjadi makin baik dalam era kepemimpinan Khofifah-Emil Dardak dengan penilaian sebesar 68,1 persen," tambahnya.

Whima menambahkan peluang Khofifah-Emil menang di Pilgub Jatim 2024 sangat tinggi. Namun, keduanya harus tetap waspada.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya