Berita

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) DKI Jakarta menggelar Musyawarah Daerah di GOR Bulungan/RMOL

Politik

IMM Senang Zita dan Kaesang Bisa Duduk Bareng Bahas Jakarta

KAMIS, 18 JULI 2024 | 21:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pembukaan Musyawarah Daerah (Musyda) ke-XIX DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) DKI Jakarta yang digelar di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, pada Kamis sore (18/7) berlangsung hangat.

Musyda yang mengangkat tema "Ikhtiar Merawat Nalar" ini sangat spesial karena menghadirkan sejumlah tokoh politik muda yang sedang naik daun.

Mereka adalah Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep yang saat ini digadang menjadi calon gubernur Jakarta dan Ketua DPP PAN Zita Anjani, yang kini menjabat Wakil Ketua DPRD Jakarta.


"Prinsipnya DPD IMM DKI Jakarta sangat senang dengan kehadiran dua tokoh muda politik, yaitu Mas Kaesang dan Mbak Zita Anjani," kata Ketua Umum DPD IMM DKI Jakarta, Ari Aprian Harahap kepada RMOL di sela acara.

Menurut Ari, IMM DKI Jakarta sebagai organisasi perkaderan di bawah naungan Muhammadiyah tidak mengarahkan dukungan kepada siapapun dalam forum Musyda kali ini.

"Namun, kami sebagai aktivis yang peduli terhadap anak muda turut berbangga jika kehadiran mereka dapat memotivasi kader-kader IMM DKI Jakarta untuk mengambil peran-peran strategis dalam persoalan kebangsaan," sergahnya.

Salah satu agenda penting Musyad IMM Jakarta adalah menentukan Ketua Umum baru untuk periode 2024-2026.

Senada itu, Calon Ketua Umum IMM Jakarta, Yudhistira Wicaksono juga senang. Baginya, kehadiran kedua tokoh muda itu menambah semangat untuk melakukan pengabdian membangun Jakarta.

"Kami senang jika semua tokoh di Jakarta bisa duduk bersama. Jakarta butuh kolaborasi dari semua pihak, mulai dari mahasiswa, legislatif, dan eksekutif untuk bisa jadi kota digdaya," jelas kader PC IMM Ciputat tersebut.

"Mbak Zita dan Mas Kaesang kami harap bisa selalu berkolaborasi dengan IMM membangun Jakarta," pungkas calon ketua formatur dengan nomor urut 2 itu.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya