Berita

Sekretaris Komisi II DPRD Jabar, Yunandar Eka Perwira/RMOLJabar

Nusantara

Koperasi Harus Adopsi Teknologi Digital

KAMIS, 18 JULI 2024 | 07:00 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Koperasi dan usaha kecil perlu mengembangkan program inovatif untuk menarik minat masyarakat, mengingat kondisi koperasi yang semakin menurun, bahkan menutup usahanya.

Sekretaris Komisi II DPRD Jabar, Yunandar Eka Perwira, mengatakan, salah satu penyebab mundurnya peran koperasi adalah secara sistem sudah semakin ketinggalan dibandingkan model usaha yang lain.

Sebab itu harus ada perubahan, terutama terkait teknologi digital yang harus diadopsi secepatnya.


"Sesungguhnya koperasi bisa berperan dalam penyediaan modal usaha bagi anggota, bahkan bisa menjadi pelaku pinjaman online, tinggal bagaimana membangun model bisnisnya," kata Yunandar, dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (18/7).

"Kelembagaan koperasi itu seharusnya kemitraan investasi, bukan badan usaha, tapi selanjutnya bisa membentuk badan-badan usaha," katanya.

Menurutnya, sudah sepantasnya koperasi menjadi holding, sekelompok orang yang mempunyai modal, kemudian membangun usaha. Misalnya ada usaha simpan pinjam, usaha produksi, usaha perdagangan dan sebagainya.

"Sehingga koperasi tidak memakan dirinya sendiri, tapi menjadi lembaga kerja sama yang satu sama lain saling sharing, saling membantu, membangun bisnis yang baru," tutupnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya