Berita

Anggota Komisi X DPR RI dari PDI Perjuangan, Sofyan Tan/Ist

Nusantara

Sofyan Tan: 60 Persen Kunjungan Wisatawan Mancanegara Karena Budaya Indonesia

SELASA, 16 JULI 2024 | 20:54 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Kebudayaan Indonesia menjadi daya tarik utama bagi para turis mancanegara untuk berwisata. Keunikan dan eksotisme budaya seperti ini tidak akan mereka temukan di negara lain.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi X DPR RI dr Sofyan Tan saat menghadiri BISA Fest yang digagas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenpar Ekraf) dengan tema ‘Eksotika Tari Tradisional Sumatera Utara’ di Hotel Polonia, Medan, Selasa (16/7).

“60 persen alasan turis mancanegara datang ke Indonesia karena ingin melihat kebudayaan Indonesia yang unik dan eksotik serta tidak ada di negara lain,” katanya.


Untuk itu menurutnya BISA Fest di Medan ini harus dimanfaatkan untuk pengembangan potensi budaya dalam menarik minat wisatawan. 

“BISA Fest bisa memberikan kontribusi dalam memotivasi masyarakat Sumatera Utara dalam mengembangkan tarian tradisional,” ujar politisi PDI Perjuangan ini.

Sofyan Tan menyampaikan Indonesia kaya akan keragaman budaya tarian tradisional dari beragam etnis. Seluruh tarian dipastikan memiliki nilai dan makna yang luhur dalam menceritakan sejarah budaya.  Dia contohkan seperti tarian serampang dua belas dari Melayu yang memiliki makna 12 gerakan dalam tarian yang menggambarkan kisah pasangan kekasih mulai dari pertemuan pertama, menjalin hubungan hingga ke pernikahan. Itu artinya jika para penarinya paham akan maknanya, tentu akan dibawa dengan perasaan yang bahagia dan penuh rasa sayang. Tidak sekedar dibawakan sebagai tarian pembukaan acara.

Sofyan Tan berharap dengan acara Kemenpar Ekraf melalui BISA Fest, tarian tradisonal yang merupakan aset budaya, dapat menjadi investasi wisata dalam menarik wisatawan mancanegara. 

“Turis asing itu datang ke Indonesia bukan untuk melihat gedung tinggi, modern dance dan sebagainya karena mereka sudah punya. Tapi yang ingin dilihat adalah pengalaman baru yang unik, eksotik dan tidak ada di tempatnya. Itu ada di kebudayaan kita,” pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya