Berita

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian/Net

Dunia

China Siap Fasilitasi Rekonsiliasi Fatah dan Hamas

SELASA, 16 JULI 2024 | 17:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

China menyatakan kesediaannya untuk menjadi tuan rumah rekonsiliasi faksi-faksi Palestina yang kerap berbeda pendapat, Fatah dan Hamas.

Wakil Sekretaris Jenderal Komite Sentral Fatah Sabri Saidam mengatakan bahwa pertemuan dua partai Palestina itu akan dilakukan di Beijing pada 20-21 Juli mendatang.

Dikatakan Saidam, delegasi Fatah akan dipimpin oleh ketua Mahmud Alul. Sementara Hamas akan dipimpin oleh Ismail Haniyeh.


Sementara pihak China mengaku belum bisa memberikan rincian lebih lanjut terkait rencana pertemuan tersebut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian menegaskan bahwa negaranya bersedia mengembangkan dialog dan rekonsiliasi, menyediakan platform dan menciptakan peluang bagi semua pihak dalam masalah Palestina.

"China selalu mendukung semua pihak di Palestina untuk mencapai rekonsiliasi dan persatuan melalui dialog dan negosiasi,” tegasnya, seperti dimuat Reuters pada Selasa (16/7).

Kedua partai ini telah menjadi rival sengit sejak pejuang Hamas mengusir Fatah dari Jalur Gaza setelah bentrokan mematikan pada 2006.

Gerakan sekuler Fatah mengendalikan Otoritas Palestina, yang memiliki sebagian kendali administratif di Tepi Barat yang diduduki Israel.

Beberapa upaya rekonsiliasi telah gagal, namun seruan meningkat sejak serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober yang memicu perang Gaza, dengan kekerasan juga meningkat di Tepi Barat tempat Fatah bermarkas.

China memposisikan dirinya sebagai aktor yang lebih netral dalam konflik Israel-Palestina dibandingkan saingannya Amerika Serikat, dan menganjurkan solusi dua negara sambil juga menjaga hubungan baik dengan Israel.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya