Berita

Latihan menembak malam di Pusat Latihan Pertempuran (PLP) Marinir 5 Baluran, Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur, Jumat malam (12/7)/Ist

Pertahanan

TNI AL dan USMC Gelar Latihan Menembak Malam di Situbondo

SENIN, 15 JULI 2024 | 04:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dalam rangka Latihan Bersama (Latma) Platoon Exchange (Platex) 2024 antara Korps Marinir TNI AL dengan US Marine Corps (USMC), dilaksanakan latihan menembak malam di Pusat Latihan Pertempuran (PLP) Marinir 5 Baluran, Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur, Jumat malam (12/7).

Latihan menembak malam bertujuan untuk meningkatkan naluri tempur prajurit Korps Marinir dan USMC yang membutuhkan konsentrasi tinggi, tepat, cepat dan akurat agar mampu mengenai perkenaan sasaran tembakan pada kondisi medan gelap yang memiliki tingkat kesulitan tinggi.

Pada menembak malam juga dibutuhkan kemampuan khusus untuk memanfaatkan sumber cahaya yang ada untuk mengetahui posisi sasaran dan membidik ke arah sasaran.


Komandan Batalyon Infanteri 1 Marinir Letkol Marinir Roni Saputra selaku Komandan Satgas Latma Platex 2024 menyampaikan bahwa bahwa menembak malam dilaksanakan untuk meningkatkan dan mengasah naluri tempur prajurit pada saat malam hari.

“Terlebih pada saat melaksanakan patroli malam pada saat melaksanakan operasi darat juga untuk mendukung kemampuan prajurit dalam melaksanakan tugas-tugas ke depan yang semakin kompleks,” kata Roni dalam keterangannya yang diterima redaksi, Minggu (14/7).

"Jaga keamanan selama mengikuti latihan menembak malam, ikuti apa yang diinstruksikan dan pelajari materi yang diberikan, serta sesuaikan dengan prosedur keamanan yang berlaku," tambah dia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya