Berita

Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate/Net

Sepak Bola

Masa Depan Southgate bersama Inggris Diputuskan Usai Final

MINGGU, 14 JULI 2024 | 05:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate, belum mau memikirkan soal kontraknya yang  segera habis. Saat ini, Southgate sudah memasuki lima bulan terakhir kontraknya. 

Southgate menegaskan ingin fokus dulu ke final Piala Eropa 2024.

Di mana Spanyol akan menjadi lawan pasukan The Three Lions yang berhasrat mengakhiri puasa gelar juara selama hampir 60 tahun. Laga puncak Piala Eropa 2024 akan digelar di Berlin pada Senin dinihari WIB (15/7).


"Secara emosional, mustahil bagi saya untuk membuat keputusan yang logis mengenai hal tersebut untuk sekarang, karena fokus saya selama dua tahun ini adalah memenangi turnamen ini," ucap Southgate kepada Sky Sports, Sabtu (13/7).

"Pada lima atau enam minggu terakhir benar-benar naik turun, jadi saya tidak tahu di mana posisi saya selain fokus mempersiapkan tim untuk pertandingan ini. Saya bertekad untuk terus memimpin mereka seperti yang telah saya lakukan selama sebulan terakhir," sambungnya.

Posisi Southgate sendiri dikabarkan tetap aman, terlepas dari hasil Inggris di Piala Eropa 2024. Meski ada spekulasi yang mengaitkan pelatih 53 tahun itu dengan sejumlah klub.

"Saya benar-benar menerima pekerjaan ini untuk mencoba dan membantu sepak bola Inggris berkembang. Kami telah meningkatkan kredibilitas sepak bola Inggris dalam persepsi dunia, tapi, pada akhirnya, hingga Anda memenangi trofinya, akan selalu ada pertanyaan baik di luar negeri maupun di dalam negeri tentang apa yang telah kami lakukan," tutur Southgate.

Selama hampir 8 tahun menjadi pelatih Inggris, Southgate dinilai telah kemajuan signifikan dalam penampilan The Three Lions.

Seperti mencapai semifinal Piala Dunia 2018, lalu perempatfinal Piala Dunia 2022. Bahkan mampu membawa Harry Kane cs tampil dua kali di final Piala Eropa 2020 dan 2024.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya