Berita

Korps Marinir TNI AL bersama US Marines di Marine Corps Base Hawaii (MCBH) Amerika Serikat, Kamis (11/7)/Ist

Pertahanan

Rimpac 2024 di Hawaii

Marinir Assault Support Bersama US Marines

SABTU, 13 JULI 2024 | 03:19 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut berlatih Assault Support bersama US Marines pada Latma Multilateral Rim of The Pacific (Rimpac) 2024 bertempat di Marine Corps Base Hawaii (MCBH) Amerika Serikat, Kamis (11/7) waktu setempat. 

Pasukan baret ungu yang sendiri dipimpin oleh Komandan Unsur Tugas Marinir Mayor Mar Lukman Susanto dalam latihan ini 

Assault Support atau yang dikenal dengan Mobile Udara (Mobud) sendiri merupakan bentuk operasi dimana pasukan tempur berpindah taktis melalui udara dengan dimuat oleh pesawat terbang atau helikopter. 


Sehingga prajurit dapat bergerak cepat, senyap dan tepat di dalam pelaksanaan tugas infiltrasi ke daerah musuh kemudian menuju sasaran untuk dilibatkan dalam pertempuran darat. 

Tak hanya itu, Assault Support juga menyediakan mobilitas operasional dan taktis serta dukungan logistik kepada Satgas Laut, Udara dan Darat. 

Jauh sebelum melaksanakan latihan ini, para prajurit Korps Marinir TNI AL dibekali materi pelajaran yang oleh instruktur US Marines. 

Pembekalan materi sendiri meliputi prosedur keselamatan tata cara untuk menaiki dan turun dari helikopter serta pengamanan sektor yang tidak terjangkau oleh tembakan. 

Sebab, latihan ini memerlukan penyiapan yang matang dari fase pemuatan, fase pemindahan udara, fase pendaratan dan penyelesaian sasaran agar dalam melaksanakan operasi ini terlaksana dengan lancar dan aman. Karena dalam operasi ini mengaplikasikan penyergapan dan pengejaran yang tentunya tidak dapat dijangkau oleh pasukan melewati daratan.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya