Berita

Wakil Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin. /RMOL

Politik

Sultan Bachtiar Najamudin Siap Bawa DPD RI Lebih Baik dari Era La Nyalla

JUMAT, 12 JULI 2024 | 22:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wakil Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin merepons isu Tata Tertib (Tatib) terkait Paket Pimpinan DPD RI Periode 2024-2029 yang menjadi perdebatan sengit dan berujung kisruh dalam Rapat Paripurna ke-10 DPR RI, Jumat (12/7).

Ia tak menampik jika ada berbagai kepentingan dalam Tatib Paket Pimpinan tersebut.

Namun, Sultan memastikan bahwa dirinya bisa membawa lembaga DPD RI menjadi lebih baik dibandingkan era Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti.


Meskipun, ia juga meyakini bahwa setiap pimpinan dan anggota DPD RI pasti memiliki semangat yang sama untuk membuat lembaga DPD RI menajdi lebih baik. Sultan disebut-sebuah sebagai salah satu kandidat potensial untuk menjadi Ketua DPD RI 2024-2029.  

"Bahwa kami-kami di pimpinan dan seluruh anggota punya semangat untuk membangun dan memastikan lembaga ini lebih kuat, lebih baik pasti diantara itu saya, saya pribadi tentu punya ide, punya gagasan, punya semangat yang mungkin lebih besar dibandingkan dengan tahun-tahun kemarin," kata Sultan kepad wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (12/7).

Senator asal Bengkulu itu meyakini pihaknya mampu membawa lembaga DPD RI memiliki positioning dan peran yang jelas jika memimpin kelak.

"Untuk memastikan bahwa ke depan lembaga ini mempunyai positioning yang tepat, mempunyai peran yang lebih maksimal karena tuntutan dan aspirasi daerah itu begitu deras masuk kepada DPD," ujarnya.

Kendati begitu, ia mengaku akan tetap mentaati adanya Tata Tertib (Tatib) DPD RI yang berlaku nantinya. Termasuk soal pemilihan paket pimpinan DPD RI yang masih diharmonisasi.

"Iya, jadi begini, jadi saya tetap pada azas saya taat pada aturan, taat pada mekanisme," tandasnya.

Di sisi lain, sejumlah Anggota DPD RI terpilih periode 2024-2029 melakukan deklarasi paket pimpinan untuk pemilihan pimpinan DPD RI pada 1 Oktober 2024 mendatang. La Nyalla yang menjadu Ketua DPD RI saat ini kembali didorong melanjutkan kepemimpinannya.

Deklarasi tersebut mendukung empat orang sebagai pimpinan DPD RI periode 2204-2029. Yakni La Nyalla Mattalitti sebagai ketua, kemudian Nono Sampono, Tamsil Linrung dan Elviana masing-masing sebagai wakil ketua.

Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono mengatakan ada lebih dari 90 anggota DPD RI terpilih yang menandatangani deklarasi dukungan paket pimpinan. Nono optimis pemilihan pimpinan DPD RI pada Oktober mendatang akan berjalan secara aklamasi.


Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya