Berita

Ketua Baznas RI Prof. Noor Achmad bersama Grand Syekh Al-Azhar, Mesir, Prof Ahmad Muhammad Ahmad Ath-Thayyeb/Ist

Nusantara

Infak Kemanusiaan Palestina 2 Juta Dolar AS Diserahkan Lewat Grand Syekh Al-Azhar

JUMAT, 12 JULI 2024 | 00:33 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyerahkan infak kemanusiaan untuk Palestina melalui Grand Syekh Al-Azhar, Mesir, Prof Ahmad Muhammad Ahmad Ath-Thayyeb sebesar 2 juta dolar AS dan akan disalurkan melalui lembaga Bayt Zakat Wa As-Shadaqat di di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis (11/7).

Bayt Zakat Wa As-Shadaqat Mesir adalah lembaga zakat resmi Mesir yang terpercaya, juga merupakan lembaga di bawah naungan Grand Syekh Al-Azhar, dan memiliki banyak akses internasional.

Ketua Baznas RI Prof. Noor Achmad menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah Mesir dan Grand Syekh Al-Azhar atas kerja samanya membantu Baznas dalam menyalurkan bantuan masyarakat Indonesia untuk Palestina.


“Kami ucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang telah disalurkan ke Gaza selama ini sehingga Baznas juga dapat dipercaya oleh masyarakat di Indonesia,” kata Noor.

Noor juga mengucapkan terima kasih karena selama ini apa yang dilakukan Bayt Zakat Wa As-Shadaqat banyak memberikan dorongan bagi masyarakat Indonesia untuk membantu masyarakat Gaza, Palestina.

“Kami juga berharap kerja sama ini dapat terus ditingkatkan dalam bentuk kerja sama lainnya dalam rangka untuk kesejahteraan umat,” kata Noor.

Sementara itu, Grand Syekh Al-Azhar, Imam Akbar Ahmed Prof. Dr. Syekh Ahmad Muhammad Ahmad Ath-Thayyeb menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Baznas atas kerja samanya selama ini dengan Bayt Zakat Wa As-Shadaqat Mesir.

“Saya mengikuti betul aktivitas Baznas, dan saya sangat mengapresiasi upaya-upaya Baznas terutama dalam membantu mahasiswa dan pelajar Palestina yang ada di Al-Azhar. Bahkan kami juga memberikan kepada pelajar dan mahasiswa Palestina di Mesir yang berada di luar Universitas Al-Azhar,” kata Grand Syekh Al-Azhar.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya