Berita

Wakil Ketua Komisi VI Fraksi Gerindra Muhammad Haekal/Repro

Politik

Gerindra Harap Pemberian PMN Genjot Deviden BUMN

KAMIS, 11 JULI 2024 | 00:40 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Fraksi Partai Gerindra DPR RI menyetujui pemberian penyertaan modal negara (PMN) tahun 2025 sebesar Rp44,2 triliun.

"Partai Gerindra menyetujui usulan PMN sebesar Rp44,2 triliun," kata  Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra Muhammad Haekal dalam rapat kerja bersama Menteri BUMN Erick Thohir, di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (10/7).

Haekal mengatakan, Partai Gerindra bangga dengan pemberian PMN 2025 ini kepada perusahaan pelat merah agar bisa berkembang lebih baik, meskipun banyak kritik yang disampaikan.


"(Diharapkan) di periode ini kita juga bisa berkontribusi deviden melebihi apa yang kita gunakan kembali,” kata Haekal.

Ia juga berharap agar PMN yang ditanam saat ini akan membuahkan hasil lebih baik di periode yang akan datang.

“Gerindra melihat secara umum apa yang diusulkan Kementerian BUMN di sini kira-kira semuanya menyangkut hajat hidup orang banyak,” kata Haekal.

“Memang ini belum sempurna, banyak yang kita harus benahi dan ke depan. Tentu kita Partai Gerindra harus mendukung presiden yang akan datang dengan upaya pembangunan, salah satunya dengan tangan BUMN,” sambungnya.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya