Berita

Jumpa pers International Battery Summit (IBS)/Ist

Bisnis

International Battery Summit 2024 untuk Mempercepat Transisi Energi Bersih

RABU, 10 JULI 2024 | 23:13 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

International Battery Summit (IBS) akan kembali digelar pada 29-30 Juli 2024 di Hotel Mulia Jakarta sebagai upaya untuk mendorong kolaborasi industri baterai menuju transisi energi bersih.

Mengusung tema "Teknologi Baterai Masa Depan dari Hulu ke Hilir untuk Mempercepat Transisi Energi Bersih", acara ini diharapkan menjadi platform kolaborasi bagi para pemangku kepentingan dalam ekosistem baterai, kendaraan listrik, dan energi terbarukan untuk mendorong transisi energi di Indonesia.

“Baterai mungkin terlihat kecil, tetapi perannya sangat besar," kata Founder National Battery Research Institute Evvy Kartini selaku penyelenggara IBS 2024 dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (10/7).


Menurut Evvy, tidak ada transisi energi tanpa baterai. Dua investasi paling penting dalam transisi energi adalah energi terbarukan dan sistem penyimpanan energi baterai.

Evvy menjelaskan IBS 2024 tidak hanya akan fokus pada teknologi, tetapi juga pada aspek industri baterai. Para peserta akan membahas bagaimana mereka dapat bekerja sama untuk menciptakan peluang bisnis dan aliansi strategis.

IBS 2024 diperkirakan akan dihadiri oleh lebih dari 350 peserta dari 20 negara. Lebih dari 50 pembicara dari 15 negara akan berbagi keahlian dan pengalaman mereka, termasuk Chairman of Future Battery Industry Australia, perwakilan dari LG, dan produsen mobil listrik dari Vietnam Vinfast.

Acara ini juga bakal menghadirkan 11 sesi diskusi yang membahas berbagai topik penting terkait industri baterai, seperti pemetaan potensi sumber daya Indonesia dalam rantai pasokan baterai global, kemajuan standardisasi dan keamanan baterai untuk kendaraan listrik dan penyimpanan energi yang aman, serta meningkatkan nilai rantai nikel Indonesia melalui industri baterai.

Acara ini turut meresmikan fasilitas pengujian baterai terlengkap di Indonesia kolaborasi antara PT Carsurin Tbk dan National Battery Research Institute (NBRI).

Ada juga penandatanganan MoU kerja sama antara NBRI dengan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan NBRI dengan Daya Dimensi Indonesia (Dayalima), guna mendorong iklim inovasi & investasi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya pada industri baterai.



Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya