Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam Rakernas III Indonesian Society of Steel Construction (ISSC), Rabu (10/7)/Ist
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam Rakernas III Indonesian Society of Steel Construction (ISSC), Rabu (10/7)/Ist
Kinerja neraca perdagangan besi dan baja juga mengalami perbaikan dari defisit 3 miliar Dolar AS di tahun 2019 menjadi surplus 15,3 miliar Dolar AS pada tahun 2023.
Ini diikuti dengan pertumbuhan industri logam dasar sejak Q1-2023 hingga Q1-2024 pada rentang 11 persen-18 persen dan peningkatan ekspor produk logam dasar dari 8,74 persen di tahun 2019 menjadi 16,74 persen pada tahun 2023.
Populer
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07
Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11
Senin, 15 Juni 2026 | 19:07
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21
Senin, 22 Juni 2026 | 15:05
UPDATE
Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22
Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21
Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12
Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01
Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00
Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41
Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29
Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28
Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24
Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18