Berita

4 Kru Misi CHAPEA/Net

Tekno

Setahun Hidup di Ruang Simulasi Planet Mars, 4 Kru Misi CHAPEA Muncul ke Publik

SENIN, 08 JULI 2024 | 20:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah menghabiskan waktu selama lebih dari satu tahun di dalam habitat simulasi Mars di Johnson Space Center di Texas, empat anggota akhirnya mengakhiri misi.

Dikutip dari Associated Press, Senin (8/7), Kelly Haston, Anca Selariu, Ross Brockwell, dan Nathan Jones mengakhiri misi mereka pada Sabtu sore (6/7) waktu setempat.

Keempatnya memasuki habitat cetak 3D pada tanggal 25 Juni 2023, sebagai kru pertama dari proyek Eksplorasi Analog Kesehatan dan Kinerja Kru (CHAPEA) milik badan antariksa tersebut.


Saat muncul ke publik, Haston, komandan misi, memulai dengan sapaan sederhana, “Halo. Senang sekali rasanya bisa menyapa kalian semua,” ungkapnya.

Jones, seorang dokter dan petugas medis misi, mengatakan 378 hari yang mereka jalani dalam kurungan berlalu dengan cepat.

Keempat kru ini tinggal dan bekerja di dalam ruangan seluas 17.000 kaki persegi (1.579 meter persegi) untuk mensimulasikan misi ke planet merah, planet keempat dari matahari dan sering menjadi fokus diskusi di kalangan ilmuwan dan penggemar fiksi ilmiah mengenai kemungkinan perjalanan yang membawa manusia ke luar bulan.

Steve Koerner, wakil direktur Johnson Space Center, mengatakan sebagian besar eksperimen kru pertama difokuskan pada nutrisi dan bagaimana hal itu memengaruhi kinerja mereka.

"Pekerjaan itu merupakan sains krusial saat kami bersiap mengirim manusia ke planet merah," kata Koerner.

“Mereka dipisahkan dari keluarga, harus mematuhi jam makan yang ditentukan dengan cermat, dan menjalani banyak observasi,” ujarnya.

“Mars adalah tujuan kami,” lanjut Koerner, menyebut proyek tersebut sebagai langkah penting dalam upaya Amerika untuk menjadi pemimpin dalam upaya eksplorasi ruang angkasa global.

NASA mengatakan telah menyiapkan dua misi CHAPEA tambahan dan kru akan terus melakukan simulasi perjalanan luar angkasa dan mengumpulkan data tentang faktor-faktor yang terkait dengan kesehatan dan kinerja fisik dan perilaku.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya