Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR, Senin (8/7)/Repro

Politik

Sri Mulyani Khawatir Geopolitik Saat Ini Pengaruhi APBN

SENIN, 08 JULI 2024 | 16:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kekhawatiran tengah melanda Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati. Khususnya soal tidak menentunya kondisi geopolitik saat ini yang bisa mempengaruhi APBN.

"Pelaksanaan APBN tentu tidak terlepas dari dinamika global yang tadi kami sampaikan,” kata Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR RI, di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/7).

Menteri Keuangan dua periode ini memaparkan, dinamika perekonomian dari growth (pertumbuhan ekonomi), interest rate, maupun ketegangan dan fragmentasi antara negara akan berdampak pada volatilitas harga komoditas.


“Terutama komoditas yang langsung mempengaruhi APBN seperti CPO, batubara, dan nikel,” tuturnya.

Akan tetapi, dia menegaskan, meski dihantui ekonomi global yang tidak stabil saat ini, agenda pembangunan di Indonesia pada pemerintahan saat ini dipastikan tidak terbengkalai.

"Agenda pembangunan kita masih terus dilaksanakan untuk menyelesaikan periode pemerintahan yang saat ini, dan menyiapkan transisi pemerintahan baru,” demikian Sri Mulyani.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya