Berita

(Kiri-kanan) Verrell Bramasta, Zulkifli Hasan, Anne Ratna Mustika/Ist

Politik

Menghadap Zulhas, Golkar Purwakarta Jodohkan Anne-Verrell?

SABTU, 06 JULI 2024 | 08:50 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta, Anne Ratna Mustika merapat ke rumah Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan di Jakarta, Jumat (5/7).

Anne dan rombongan dari Purwakarta diterima langsung oleh Zulhas. Dalam agenda tersebut, tampak hadir juga caleg DPR RI terpilih, Verrell Bramasta dan sang ayah Ivan Fadilla Soedjoko.

Anne mengaku, kedatangannya ke rumah Zulhas atas instruksi langsung oleh Ketum Golkar, Airlangga Hartarto.


"Kami berdiskusi hal-hal seputaran Pilkada dan berbagai dinamikanya. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik ke depan karena kita dengan PAN juga punya histori yang baik pada Pilkada sebelumnya," kata Anne dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (6/7).

Belakangan, Anne dan Verrell digadang-gadang akan dipasangkan Golkar dan PAN pada Pilkada Purwakarta mendatang.

Terlepas dari itu, Anne tetap fokus menjalankan amanah partai berupa surat tugas yang dikeluarkan DPP Partai Golkar. Sebagai ketua partai, selain konsolidasi internal, Anne juga serius melakukan konsolidasi, silaturahmi, dan lobi-lobi dengan eksternal dan para petinggi partai.

"Surat tugas yang dikeluarkan DPP Golkar berisi soal tugas yang diembankan kepada saya selaku Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta untuk mempersiapkan hal berkaitan pemenangan Golkar dalam Pemilu dan Pilkada 2024," kata Ambu Anne.

Untuk tiket Pilkada 2024, partai berlambang pohon beringin itu hanya memerlukan satu lagi kursi legislatif untuk berkoalisi. Jika Golkar dan PAN bisa bersama membangun koalisi, dapat dipastikan Anne melenggang dengan tenang.

"Kami membuka pintu komunikasi seluas-luasnya dengan semua pihak untuk dapat bekerja sama dengan Golkar. Untuk calon wakil bupatinya, kami akan putuskan bersama dengan partai koalisi," tutup Anne.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya