Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Bursa Asia Menguat Jumat Pagi, Nikkei 225 Jepang Lanjutkan Rekor

JUMAT, 05 JULI 2024 | 09:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar Asia-Pasifik sebagian besar menguat, melanjutkan tren kenaikan indeks pada sesi penutupan bursa saham utama Eropa, meski pasar relatif sepi karena libur Hari Kemerdekaan di AS.

Indeks acuan utama Jepang terlihat mencapai titik tertinggi di Jumat pagi (5/7), setelah mencapai rekor puncak pada sesi sebelumnya.

Nikkei 225 Jepang melanjutkan rekornya, naik 0,46 persen di awal perdagangan. Topix yang berbasis luas juga memperpanjang kenaikannya dan naik 0,06 persen ke rekor tertinggi baru.


Di sisi lain, FTSE Straits Times melemah 0,11 persen ke 3.436,18 dan FTSE Malay turun 0,12 persen menjadi 1.614,75.

Belanja rumah tangga Jepang pada Mei secara tak terduga turun 1,8 persen secara riil dibandingkan periode yang sama tahun lalu, berlawanan dengan ekspektasi kenaikan sebesar 0,1 persen.

Data pengeluaran rumah tangga adalah metrik utama bagi Bank of Japan untuk menilai tujuannya dalam mewujudkan siklus baik kenaikan upah dan harga.

Pengeluaran rata-rata per rumah tangga pada bulan Mei adalah 290,328 yen, sedangkan pendapatan bulanan rata-rata mencapai 500,231 yen, naik 6,4 persen secara nominal dan 3 persen lebih tinggi secara riil dari tahun sebelumnya.

Investor juga akan menilai angka penjualan ritel di Singapura hari ini. Kospi Korea Selatan naik 0,45 persen, dan saham berkapitalisasi kecil Kosdaq naik 0,25 persen.

S&P/ASX 200 Australia merosot 0,14 persen. Indeks Hang Seng Hong Kong berjangka berada di 18,004, lebih rendah dari penutupan terakhir HSI di 18,028.28.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya