Berita

Founder ESQ Group Ary Ginanjar Agustian bersama Direktur Operasional bank bjb, Tedi Setiawan/Istimewa

Bisnis

ESQ Akan Gelar Penganugerahan Pemenang Piala Budaya Kerja Indonesia Emas

RABU, 03 JULI 2024 | 23:54 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Founder ESQ Group Ary Ginanjar Agustian memastikan penganugerahan pemenang piala budaya kerja Indonesia Emas "Honoring Outstanding Corporate Cultures" akan dilaksanakan pada 28 Agustus dan 20 November 2024 di Menara 165, Jakarta.

Kegiatan tersebut dilakukan berkala dan terbuka bagi umum, baik Lembaga Pemerintahan, BUMN, BUMD, Swasta, Perguruan Tinggi, maupun organisasi lainnya.

Hal itu disampaikan Ary pada kegiatan webinar bersama bank bjb dengan tema "Culture Based Performance" yang diikuti oleh 900 peserta daring pada Kamis (27/6).


Direktur Operasional bank bjb, Tedi Setiawan, turut hadir untuk sharing Implementasi Budaya Kerja bank bjb Penerima Piala Budaya Kerja Indonesia Emas dan Peraih 10 Top Banker Indonesia 2024.

Tedi pun menerima secara langsung penghargaan dari ESQ yang diserahkan oleh Ary Ginanjar. Pemberian penghargaan dilaksanakan sebagai salah satu momen dari Milad ESQ ke-24.

"Bank bjb meraih juara 1 penerima piala budaya kerja Indonesia Emas. Dari situ kita mendapatkan hikmah bagaimana menuju Indonesia Emas 2045 untuk melahirkan korporasi, organisasi, kementerian, lembaga, BUMN yang terbaik," ujar Ary Ginanjar, dalam keterangannya yang diterima redaksi, Rabu (3/7).

Ia pun menegaskan akan terus membuat kejuaraan Indonesia Emas corporate culture award sampai 2045, yang menjadi titik tercapainya Indonesia memiliki budaya kerja yang unggul dan kuat.

"Maka dari itu di tahap awal ini kita berikan penghargaan di mana program ini akan terus berlanjut sampai 2045 dan diawali dengan bank bjb," tuturnya.

Ary menjelaskan, terdapat 5 kriteria pada penganugerahan pemenang piala budaya kerja Indonesia Emas "Honoring Outstanding Corporate Cultures" nanti.

"Piala budaya kerja atau Penghargaan Indonesia Emas Corporate Culture Award ini diberikan atas dasar lima kriteria, yakni pimpinan memiliki komitmen terhadap pembangunan program budaya kerja, memiliki program budaya yang holistik dan komprehensif," beber Ary.

"Kemudian menjalankan proses mentoring dan pengukuran budaya kerja secara berkala, memiliki dampak budaya kerja terhadap kinerja nyata, memiliki tim pembangunan budaya dan agen perubahan yang tersertifikasi," lanjutnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya