Berita

Natalius Pigai/Net

Nusantara

Pigai: Saya Orang Siberia

SELASA, 02 JULI 2024 | 20:33 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Aktivis asal Papua Natalius Pigai meyakini bahwa Rusia akan membangun perdamaian dunia. Pasalnya, negara yang dipimpin oleh Vladimir Putin itu kerap mendapat kecaman dari banyak negara di dunia imbas invasi ke Ukraina.

Sebelumnya, Pigai meyakini bahwa Siberia yang merupakan daerah bagian dari Rusia juga memiliki kesamaan DNA dengan orang Papua. Hal itu berdasarkan penelitian ilmiah yang dilakukan peneliti Universitas California bernama Richard Edward Green di Lembaga Eijkman.

Dalam akun media X pribadinya @NataliusPigai2, dia juga menanmpilkan capture berita detik.com yang berjudul “Riset: Jejak DNA Manusia Purba Siberia Ditemukan di DNA Orang Papua” yang berisikan ulasan penelitian tersebut.


“I am Siberian (Rusian). it is truth in the line of science (Saya orang Siberia (Rusia). Itu adalah kebenaran menurut ilmu pengetahuan),” kata Pigai dikutip RMOL, Selasa (2/7)

Kebanggaannya terhadap Rusia dan Papua itu membuat Pigai yakin bahwa negara beribukota Moskow tersebut akan membangun perdamaian dan keadilan bagi dunia.

“I believe in one day Rusia build a new peace, love, justice in Ukraine & the planet (Saya percaya suatu hari Rusia akan membangun perdamaian, cinta, dan keadilan baru di Ukraina dan planet ini),” tambahnya.

Sebelumnya, Richard Edward Green menyatakan penemuan fosil manusia purba di Denisova, Daratan Siberia, Rusia menunjukkan kemajuan satu langkah dalam mencari mata rantai yang hilang dari proses evolusi manusia.

"Penelitian ini mencari hubungan yang belum ada antara manusia purba 400.000 tahun lalu atau yang dikenal Neanderthal dengan manusia modern di Afrika, Eropa, dan Papua. Tapi di Papua lebih cocok dengan fosil manusia purba di Denisova," kata Richard di Lembaga Eijkman, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat pada 29 Oktober 2013.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya