Berita

Upacara Kenaikan Pangkat dipimpin langsung Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto serta dihadiri seluruh Pejabat Utama di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (1/7)/Istimewa

Presisi

1.274 Personel Polda Metro Jaya Naik Pangkat

SELASA, 02 JULI 2024 | 00:42 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak 1.274 personel Polda Metro Jaya mendapat kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi.

Prosesi kenaikan pangkat ini digelar dalam Upacara Kenaikan Pangkat bagi seluruh Pamen, Pama, Bintara, dan Tamtama pada Senin (1/7).

Upacara Kenaikan Pangkat ini dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto dan dihadiri oleh Wakapolda Metro Jaya Irjen Suyudi Ario Seto serta seluruh Pejabat Utama Polda Metro Jaya.


Adapun 1.274 personel yang mendapat kenaikan pangkat ini terdiri dari 1.156 kenaikan pangkat Regular dan 118 kenaikan pangkat Pengabdian.

“Selamat kepada saudara-saudara semua atas kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi, saya minta dan saya mohon dengan sangat bahwa kenaikan pangkat ini adalah bentuk penghargaan negara kepada kita atau diri saudara sendiri atas prestasi kerja dan penghargaan dari institusi atas pengabdian yang dijalankan dengan memilih profesi Polri sebagai salah satu jalan pengabdian,” kata Karyoto, Senin (1/7).

Dalam momen ini, Karyoto menilai semakin kita tinggi pangkat seorang personel Polri maka harus semakin profesional dalam bekerja.

"Kita patut bersyukur dan menjaga amanah tersebut dengan sebaik-baiknya. Kenaikan pangkat ini bukan hanya pengakuan terhadap prestasi individu, tetapi juga merupakan kepercayaan pimpinan untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar lagi," tutur Karyoto.

Karyoto berharap, seluruh anggota dapat terus berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan tetap rendah hati.

"Tetaplah rendah hati, semangat belajar, dan jangan pernah ragu untuk berinovasi. Gunakan promosi ini sebagai pendorong untuk mencapai tingkat keunggulan yang lebih tinggi," pungkas Karyoto.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya