Berita

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan/RMOL

Politik

Jadwal Kongres PAN Diisukan Maju, Zulhas Endus Bau-bau Pembangkangan?

SENIN, 01 JULI 2024 | 10:07 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Isu jadwal kongres Partai Amanat Nasional (PAN) dimajukan pada Agustus 2024, dinilai sebagai upaya Zulkifli Hasan mengamankan kursi ketua umum.

Pengamat politik Citra Institute, Efriza mengamati, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN ke-4 akhir pekan kemarin, telah muncul tanda-tanda jadwal kongres dimajukan.

Dia menyebutkan, sosok Ketum PAN yang biasa disapa Zulhas itu dengan lapang dada menerima rekomendasi dari pengurus tingkat provinsi, di mana isinya mendorong untuk menjabat kembali sebagai ketua umum.


"Zulhas sepertinya memahami lebih baik memangkas masa jabatannya tetapi terjamin terpilih kembali karena kepastian terjadinya aklamasi Zulhas di Agustus 2025 ini," ujar Efriza kepada RMOL, Senin (1/7).

"Zulhas sepertinya telah mengendus adanya berita atau getaran internal PAN yang akan mengkritisi kepemimpinannya," sambungnya menegaskan.

Dia menduga, potensi perlawanan kader-kader internal kepada Zulhas bisa saja dipicu dari hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024 yang tidak memuaskan.

"Diyakini Zulhas juga memahami kepemimpinan dirinya akan mudah dikritisi jika Kongres PAN dilakukan usai Pilkada 2024," tuturnya.

Maka dari itu, lulusan S2 Universitas Nasional (UNAS) itu memperkirakan, upaya-upaya memajukan jadwal kongres bagian dari strategi mengamankan kursi ketum PAN untuk Zulhas.

"Oleh sebab itu, memajukan Kongres PAN adalah strategi Zulhas untuk menyelesaikan permasalahan internal sejak dini sebelum malah menguat dan membesar," demikian Efriza menambahkan.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya