Berita

Balon Cagub NTB Zulkieflimansyah/Ist

Politik

PILKADA NTB 2024

Partai Nasdem Resmi Usung Zulkieflimansyah

KAMIS, 27 JUNI 2024 | 11:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Nasdem resmi menyerahkan rekomendasi dukungan kepada petahana Zulkieflimansyah untuk maju kembali di Pilkada Nusa Tenggara Barat (NTB) 2024.

Penyerahan rekomendasi diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Hermawi F Taslim.

“Atas nama DPP kami menyerahkan rekomendasi sebagai modal untuk bertarung di pilkada dan insyaallah bisa memenangkan kembali untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik,” kata Taslim dalam keterangannya, Kamis (27/6).


Sementara itu, Zulkieflimansyah mengapresiasi kepercayaan Nasdem yang diberikan kepadanya. Ia mengaku  akan menjaga amanah tersebut untuk menghadirkan kehidupan bermasyarakat yang lebih baik

“Tentu saja NTB ini disematkan oleh presiden kita Pak Jokowi dan Presiden terpilih Pak Prabowo sebagai super priority destination beyond Bali," ujar Zulkieflimansyah.

"Kita sudah ada Mandalika, Moto GP dan ada banyak global event lain yang mudah-mudahan memosisikan NTB di global audiens sebagai tempat destinasi yang relate di otomotif dan lain sebagainya,” sambungnya.

Ia menambahkan, untuk mengubah mindset masyarakat, pihaknya punya program beasiswa NTB yang mengirimkan ribuan anak NTB ke luar negeri dan masih banyak lagi lainnya sebagai ikhtiar pembangunan sumber daya manusia (SDM).

“Tentu dalam awal-awal nanti kami akan mencoba sejumlah agenda prioritas, sekarang kita fokus di harga sembako yang menjadi masalah masyarakat. Tapi yang jelas 5 tahun berpengalaman menjadi gubernur kami memilih orang dengan baik on the right track mudah-mudahan kita akan lanjutkan lagi,” tandasnya.

Selain NTB, DPP Nasdem juga memberikan sejumlah rekomendasi kepada sejumlah bakal calon kepala daerah lainnya.

Antara lain Moktar Arunde Parapaga, Calon Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara dan Yanni Calon Bupati Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua pada Pilkada 2024 mendatang.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya