Berita

Robot petugas administrasi terlihat di gedung Dewan Kota Gumi/Net

Tekno

Robot PNS Korsel Tewas, Diduga Bundir

KAMIS, 27 JUNI 2024 | 10:01 WIB

Warga Korea Selatan di Kota Gumi berduka setelah mengetahui bahwa robot petugas administrasi di kantor balai kota ditemukan tidak sadarkan diri setelah dilaporkan terlempar dari tangga.

Dewan kota mengumumkan pada Rabu (26/6), bahwa robot yang diduga sengaja melakukan aksi bunuh diri tersebut ditemukan tidak sadarkan diri setelah terjatuh dari tangga setinggi dua meter minggu lalu.

Para saksi mengatakan mereka melihat robot yang sudah dianggap sebagai pegawai negeri sipil itu berputar-putar di satu tempat seolah-olah ada sesuatu di sana sebelum kecelakaan terjadi, namun penyebab pasti terjatuhnya masih diselidiki.


“Potongan telah dikumpulkan dan akan dianalisis oleh perusahaan,” kata pejabat terkait, seperti dikutip dari CNA, Kamis (27/6).

Ia menambahkan bahwa robot tersebut telah membantu pengiriman dokumen harian, promosi kota, dan menyampaikan informasi kepada penduduk setempat.

“Itu secara resmi merupakan bagian dari balai kota, salah satu dari kami. Itu bekerja dengan tekun," kata pejabat lainnya.

Berita utama di media lokal mempertanyakan kejadian bunuh diri robot tersebut, dengan mengangkat isu apakah robot tersebut lelah karena bekerja terlalu keras.

Diangkat pada Agustus 2023, robot tersebut adalah salah satu robot pertama yang digunakan sebagai petugas administrasi di kota tersebut.

Dibuat oleh Bear Robotics, sebuah startup robot-pelayan asal California, robot tersebut bekerja dari jam 9 pagi hingga 6 sore dan memiliki kartu petugas layanan sipil sendiri.

Berbeda dengan robot lain yang biasanya hanya dapat menggunakan satu lantai, robot Dewan Kota Gumi dapat menaiki lift dan berpindah lantai sendiri.

Korea Selatan adalah salah satu pengguna robot yang paling antusias di dunia. Negara ini memiliki kepadatan robot tertinggi di dunia, dengan satu robot industri untuk setiap 10 karyawan, menurut Federasi Robotika Internasional.

Dewan kota Gumi mengatakan pihaknya saat ini belum berencana untuk mengadopsi kembali robot sebagai petugas balai kota.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya