Berita

Peluang Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, untuk menang pada Pllgub Jakarta tak terlalu besar/RMOL

Politik

November Jokowi Sudah Lengser, Peluang Kaesang di Pilkada Jakarta Makin Berat

RABU, 26 JUNI 2024 | 15:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peluang Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, untuk memenangkan Pilkada Jakarta 2024 agaknya cukup berat. Terutama kalau pendamping putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu memiliki akuntabilitas yang rendah.

"Ya pokoknya menang aja belum tentu Kaesang itu, belum tentu juga kalau maju banyak yang memilih gitu kan," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (26/6).

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini berpandangan, jika Kaesang harus melawan Anies Baswedan di Pilkada Jakarta, peluang menangnya akan semakin berat.


“Jadi saya melihat asumsi menang itu kalau melawan Anies Baswedan kalah, Kaesangnya cagub melawan Anies ya berat lah. Apalagi kalau cawagubnya Kaesang gak bagus (elektabilitasnya)," jelas Ujang.

“Kalaupun Kaesang cawagub ya cagubnya yang bagus yang memiliki elektabilitas tinggi yang bisa melawan Anies," tambahnya.

Ujang juga menyoroti bahwa sejauh ini belum ada kepastian apakah Kaesang akan maju dalam Pilkada Jakarta November mendatang.

“Jadi saya melihat soal Kaesang menang dan sebagainya juga masih belum jelas maju atau tidak gitu ya. Kalaupun maju sebagai cagub atau cawagub ya belum tahu juga," paparnya.

Terlebih, lanjut Ujang, pada November 2024 mendatang, sang ayah sudah tidak menjabat sebagai Presiden RI. Sehingga, potensi Kaesang memenangkan Pilkada Jakarta semakin tak pasti.

“Yang jelas kalau Kaesang maju pun potensi menangnya ya belum tentu menang, karena Jokowi-nya juga tidak jadi Presiden lagi ketika pilkada dilaksanakan di 27 November," demikian Ujang.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya