Berita

Khofifah Indar Parawansa saat menerima rombongang King's College London/RMOLJatim

Nusantara

Khofifah Bersyukur King's College London berdiri di KEK Singhasari

SELASA, 25 JUNI 2024 | 15:10 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Peningkatan kualitas pendidikan menjadi program prioritas Khofifah Indar Parawansa selama menjabat Gubernur Jawa Timur 2019-2024.

Dibuktikan dengan mendorong berdirinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, yang merupakan KEK Pendidikan pertama di Indonesia, menghadirkan King's College London, yang merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik di dunia, dengan peringkat top 40 berdasar QS World University Rankings.

“Terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah pusat, KEK Singhasari, serta King's College London, atas terbitnya izin pendirian kampus di KEK Singhasari. Ini modal besar bagi kemajuan pendidikan di Jawa Timur,” kata Khofifah, dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (25/6).


Pendirian kampus diawali penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara KEK Singhasari bersama King's College London tentang Penyelenggaraan Pendidikan Transnational Education, 23 Oktober 2023, ditindaklanjuti kunjungan Dominic Jermey, Dubes Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, ke KEK Singhasari, 13 Desember 2023.

Pada 20 Juni 2024 telah dilakukan penyerahan izin pendirian kampus cabang King's College London di KEK Singhasari kepada Yayasan King Singhasari Indonesia, berupa Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi No 238/E/O Tahun 2024.

Pengajaran dimulai September 2024, berfokus pada penyelenggaraan pendidikan program master degree dengan menawarkan 2 program studi, yaitu MSc Digital Economy dan MSc Digital Future, dengan kapasitas 100 mahasiswa, dan ditargetkan 700 mahasiswa hingga 2029.

Selanjutnya secara bertahap akan dikembangkan program baru berupa MSc Digital Law (tahun ke-3), MSc Psychology (tahun ke-4), dan MSc Cyber Security (ditahun ke-5)

“Kolaborasi KEK Singhasari bersama King's College London serta instansi pemerintah diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul, mencapai Indonesia Emas 2045,” pungkas Khofifah.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya