Berita

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiahkan pistol Paektusan khusus kepada Pak Jong Chon/Net

Global

Korea Utara Kritik Perang Proksi AS di Ukraina

SENIN, 24 JUNI 2024 | 11:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Bantuan persenjataan lebih lanjut yang diberikan Amerika Serikat terhadap Ukraina, dikritik keras oleh salah satu sekutu Rusia, Korea Utara.

Pejabat tinggi militer Korea Utara, Pak Jong Chon menilai tindakan Washington tersebut hanya akan mendorong Ukraina melakukan perang proksi melawan Rusia.

"Hal ini dapat memicu respons yang lebih kuat dari Moskow, dan terjadinya perang dunia baru," ungkapnya, seperti dimuat Kantor Berita Resmi KCNA pada Senin (24/6).


Pak menyoroti keputusan Pentagon yang mengizinkan Ukraina menggunakan senjata AS untuk menyerang pasukan Moskow yang ada di perbatasan hingga ke wilayah Rusia.

Dia menegaskan bahwa Korea Utara akan selalu bersama dengan tentara dan rakyat Rusia dalam perjuangan mereka mempertahankan kedaulatan.

"Rusia memiliki hak untuk memilih segala jenis serangan balasan. Kami akan selalu bersama dengan tentara dan rakyat Rusia dalam perjuangan mereka untuk mempertahankan hak kedaulatan," tegasnya.

Sebuah perjanjian yang ditandatangani oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un selama kunjungan Putin ke Pyongyang pekan lalu mewajibkan masing-masing pihak untuk segera memberikan bantuan militer kepada satu sama lain jika terjadi agresi bersenjata terhadap salah satu dari mereka.

Amerika Serikat dan Korea Selatan semakin khawatir dengan pendalaman hubungan militer tersebut.

Menurut para analis pakta pertahanan itu akan memberikan kerangka bagi perdagangan senjata antara kedua negara dan memfasilitasi koalisi anti-AS dan anti-Barat.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya