Berita

Ketua DPRD DKI 2014-2019 dan 2019-2024 Prasetio Edi Marsudi/Ist

Publika

Prasetio Berpeluang Dampingi Anies Baswedan

OLEH: ACHMAD RIZKI*
MINGGU, 23 JUNI 2024 | 15:14 WIB

“Sikap optimistis itu muncul bagi yang mau memahami konsep pembangunan secara positif. Bagi yang pesimistis, itu karena tidak mau memahami sejarah panjang dan rencana masa depan Kota Jakarta".

PETIKAN kalimat tersebut disampaikan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi beberapa waktu lalu.

Nama Prasetio Edi Marsudi sudah sangat dikenal luas di Jakarta. Karena itu, tidak heran namanya masuk bursa calon gubernur dan atau wakil gubernur DKI Jakarta 2024-2029.


Bahkan, Ketua DPRD DKI 2014-2019 dan 2019-2024 itu masuk dalam daftar nama yang diusung PDIP. Ia mulai di gadang-gadang akan mendampingi Anies Baswedan yang kini memilih berlaga di Pilkada DKI Jakarta.

Nama Om Pras, sapaan bekennya, kini dalam perbincangan publik. Melihat respons publik saat ini, Pras memang layak untuk diperhitungkan. Kiprahnya di panggung politik di Jakarta tidak diragukan.

Kansnya untuk memenangi Pilkada terbuka lebar. Apalagi jika ia mengantongi tiket dari partainya, PDIP.  Tentu kesempatan itu akan terbuka lebar.

Pras memang layak untuk memimpin Jakarta. Pengalamannya selama dua periode memimpin DPRD DKI Jakarta telah menempanya dengan baik.

Pras memahami secara baik masalah Jakarta. Pras juga dapat menjadi tokoh sentral untuk menjembatani eksekutif dan legislatif. Sehingga tidak terjadi ketegangan antar dia lembaga itu.

Pras sangat cocok untuk membangun komunikasi politik dengan DPRD DKI Jakarta. Selama ini, komunikasi politik eksekutif ke DPRD DKI Jakarta sering dikeluhkan.

Karena itu, pengalamannya dua periode sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta akan sangat bermanfaat untuk keberlanjutan pembangunan.

Jakarta ke depan tidak lagi menjadi ibukota negara. Keistimewaannya sebagai pusat pemerintahan nasional tak lagi melekat dan berganti dengan keistimewaan baru sebagai Daerah Khusus Jakarta (DKJ).

Predikat baru itu juga membuat orientasi pembangunan Jakarta juga bergeser. Salah satunya adalah target menjadi kota bisnis global.

Target itu tentu akan terlihat dalam kebijakan-kebijakan eksekutif. Artinya arah pembangunan Jakarta ke depan akan bergerak menuju standar-standar international.

Dalam konteks itu, butuh kesiapan semua pihak untuk menghadapi perubahan orientasi tersebut. Pras berada dan terlibat langsung dalam transisi Jakarta dari status khusus sebagai ibukota negara menjadi kota bisnis global itu.

Atas dasar itu Pras pantas untuk mengawal keberlanjutan proses perubahan orientasi itu agar sepenuhnya memberi manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat Jakarta, berdiri tegak melindungi kepentingan masyarakat Jakarta.

Sehingga warga Jakarta tidak justru mendapat efek minor dari perubahan orientasi perjalanan Jakarta ke depan.

Saat ini, Jakarta memasuki tahapan pilkada. Masyarakat Jakarta akan memilih calon pemimpin kota bisnis global. Pras merupakan salah satu tokoh yang mulai dibicarakan publik bakal menjadi salah satu kontestan yang akan bertanding dalam Pilkada Jakarta.

Dengan pengalamannya selama sepuluh tahun menjadi ketua DPRD DKI Jakarta, Pras tentu punya kans besar memenangkan Pilkada Jakarta 2024.

*Penulis adalah mantan wartawan Jawa Pos





Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Penggorengan Saham yang Mau Diberantas Purbaya Dipertanyakan

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53

Prabowo Izinkan Danantara Rekrut WNA untuk Pimpin BUMN

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38

Purbaya Klaim Bisa Pantau Rekening Semua Pejabat Kemenkeu

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34

Di WEF Davos, Prabowo Sebut RI Tak Pernah Sekalipun Gagal Bayar Utang

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14

Polda Metro Turunkan Puluhan Ribu Personel Siaga Banjir

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13

KPK Obok-Obok Rumah dan Kantor Bupati Sudewo

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29

Kemlu RI Tegaskan Tak Ada Kewajiban Bayar Rp16,9 Triliun setelah Gabung Dewan Perdamaian

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28

Prabowo Resmi Teken Piagam Dewan Perdamaian di Davos

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07

Wisuda ke-II UNOSO Dihadiri Mahfud MD hingga Rocky Gerung

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55

KPK: Pengabaian Pengawasan Kredit Bisa Berujung Pidana

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36

Selengkapnya