Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo, beberapa waktu lalu/Net

Politik

Rupiah Lemah di Era Jokowi, PDIP Harus Ikut Tanggung Jawab

MINGGU, 23 JUNI 2024 | 08:12 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebagai partai politik pengusung Joko Widodo, PDIP harus ikut tanggung jawab terhadap kondisi bangsa Indonesia saat ini, salah satunya terkait turunnya nilai tukar Rupiah.

Menurut Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia, Saiful Anam, sudah selayaknya PDIP, parpol yang mengusung dan mendukung Jokowi, tidak diam melihat kondisi bangsa saat ini.

"Teorinya, siapa yang mengusung dan mendukung, maka dialah yang harus bertanggung jawab, jangan hanya berani mengusung, tapi juga harus berani bertanggung jawab terhadap siapa yang diusungnya," kata Saiful, kepada Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Minggu (23/6).


Sayangnya, kata akademisi Universitas Sahid Jakarta itu, dalam praktiknya, partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu tidak mampu berbuat apapun. Bahkan seperti enggan bertanggung jawab terhadap kandidat yang dulu diusung dan didukungnya.

"Saya kira problemnya ada di pihak PDIP juga, dia mengusung dan mendukung Jokowi, tapi tidak mau bertanggung jawab terhadap kerusakan ekonomi yang diakibatkan kebijakannya," pungkas Saiful.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya