Berita

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan/RMOL

Politik

PILKADA JAKARTA 2024

PAN Tunggu "Arah Angin" Politik Pilkada Jakarta

SABTU, 22 JUNI 2024 | 12:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Amanat Nasional (PAN) hingga saat ini masih menunggu perkembangan peta politik Jakarta menuju Pilkada Serentak November 2024 mendatang.

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan mengaku sempat menjagokan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk bisa maju di Pilkada Jakarta.

Namun kini, hasrat mengusung Ridwan Kamil akan digodok lebih lanjut sembari memantau peta politik kekinian di Jakarta, termasuk mencermati riset lembaga survei terkait elektabilitas kandidat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta yang muncul.  


“Waktu itu sempat (ingin mengusung) Ridwan Kamil, tapi perkembangan seperti apa kan belum ketemu lagi,” kata Zulkifli Hasan di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/6).

Ditanya lebih jauh apakah PAN akan tetap berupaya mengusung Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta, Zulkifli Hasan masih akan berembuk dengan pihak lain.

“Belum pertemuan lagi ya,” pungkasnya.

Merujuk beberapa lembaga survei, elektabilitas Ridwan Kamil di Jakarta masih kalah dengan nama lain, seperti Anies Baswedan hingga Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Salah satunya diungkap Survei Proximity Indonesia yang menempatkan Ridwan Kamil di posisi ketiga di bawah Anies dan Ahok.

Bahkan penurunan elektabilitas Ridwan Kamil di Jakarta diakui juga oleh Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia. Awalnya, elektabilitas sempat tinggi saat muncul billboard Ridwan Kamil bertuliskan "On The Way Jakarta".

"Tetapi begitu nama-nama lain muncul, nama Anies Baswedan, muncul nama Basuki Tjahaja Purnama, segala macam. Nah, ini menurun elektabilitasnya, kalau kita melihat survei hari ini," kata Doli, Rabu (19/6).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya