Berita

Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama RM Fauwaz Diradja SH M Kn, bersama Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni, menghadiri acara nonton bareng (nobar) perdana film 'Dul Muluk dan Dul Malik' di XXI OPI Mall Palembang/RMOLSumsel

Nusantara

Sultan Palembang Hingga Mantan Kabareskrim Susno Duadji Hadiri Nobar Perdana Film 'Dul Muluk dan Dul Malik'

JUMAT, 21 JUNI 2024 | 21:47 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama RM Fauwaz Diradja SH M Kn, bersama Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni, menghadiri acara nonton bareng (nobar) perdana film 'Dul Muluk dan Dul Malik' di XXI OPI Mall Palembang, Kamis (20/6) malam.

Film bergenre horor komedi ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumsel dan production house Smaradhana Pro, yang mengangkat teater kesenian tradisional khas Sumsel, Dul Muluk.

Disutradarai oleh Aditya Gumay, film ini dibintangi oleh aktor Palembang Anwar Fuadi dan Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni, yang berperan sebagai dirinya sendiri.


Dalam film tersebut, Fatoni digambarkan sedang meninjau SMAN Sumsel dan bertemu dengan Ustadz Dul Muluk, diperankan oleh Anwar Fuadi, yang hendak mendaftarkan cucunya, Dul Malik, ke sekolah tersebut.

Pertemuan ini menggugah emosi dan menjadi momen berkesan bagi para guru SMAN Sumsel.

"Saya senang dilibatkan dalam film ini. Film ini sarat pesan edukasi. Bersyukur pernah ikut berlatih seni. Berlatih seni itu penting. Bisa melatih keindahan, melatih tampil di muka publik. Dengan bekal latihan seni inilah saya tadi tidak merasa gugup dan canggung saat akting bersama Anwar Fuadi,” ujar Agus Fatoni, dilansir Kantor Berita Politik RMOLSumsel

Sultan Palembang Darussalam, SMB IV, menilai film ini sangat bagus dan penuh dengan nilai-nilai moral serta pesan-pesan khas Palembang.

"Ini tontonan yang sangat baik untuk keluarga. Meskipun bergenre horor, film ini lebih tepat disebut komedi situasi dan cocok untuk ditonton bersama keluarga di Sumsel. Apalagi, film ini menggunakan bahasa lokal," katanya.

Selain Agus Fatoni dan Anwar Fuadi, film ini juga dibintangi oleh Meriam Belina, Aty Lander, dan sejumlah aktor serta aktris terkenal lainnya.

Hadir pula dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting seperti Raden Zainal Abidin Rahman Dato’ Pangeran Puspo Kesumo, mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji, Ketua Dewan Kesenian Sumsel Iqbal Rudianto, serta artis ibu kota Dwi Yan, Roy Martin, dan Wiwit Tatung.

Sutradara Aditya Gumay mengaku tidak mengalami kesulitan saat mengarahkan Fatoni dalam film ini. "Pak Agus Fatoni sangat kooperatif dan mau melakukan take berulang hingga kami mendapatkan adegan yang pas. Ini menunjukkan keseriusan beliau dalam memerankan perannya," ujarnya.

Anwar Fuady juga memuji kemampuan akting Fatoni yang mampu mengimbangi permainan aktor profesional. "Pak Agus Fatoni tidak hanya berpengalaman tapi juga cerdas dalam memerankan perannya. Saya merasa beruntung bisa beradu akting dengannya," katanya.

Film 'Dul Muluk dan Dul Malik' diharapkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya serta tradisi Palembang kepada generasi muda.

SMB IV menambahkan harapannya agar film-film seperti ini terus diproduksi untuk memperkaya khazanah budaya dan membangkitkan kecintaan terhadap tradisi di Sumsel.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya