Berita

Ridwan Kamil/Net

Politik

Golkar: Dibandingkan Jakarta, Ridwan Kamil Lebih Diterima di Jawa Barat

KAMIS, 20 JUNI 2024 | 17:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Golkar buka suara perihal kenapa mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (RK) akhirnya diusulkan maju di Pilkada Jakarta dan Jawa Barat di tahun 2024.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengungkapkan bahwa ketika Pilpres 2024 usai, Anies Baswedan tidak terprediksi bakal ikut Pilkada Jakarta 2024. Sehingga, RK bersedia jika dicalonkan di Jakarta.

“Waktu itu kita berasumsi bahwa Pak Anies Baswedan tidak akan maju lagi karena sudah jadi capres. Kita juga kan sampai sekarang belum tahu apakah Anies Baswedan memang mau turun kelas dari capres jadi cagub kembali,” kata Doli kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis (20/6).


Atas dasar itu, kata Doli, Golkar juga mempunyai opsi lain ketika RK masih memiliki elektabilitas yang tinggi di Jabar ketimbang tokoh lainnya yang masuk bursa Pilkada Jabar November mendatang.

“Jauh dibandingkan dengan di Jakarta, di sana (RK) approval ratingnya sangat spektakuler di Jawa Barat itu elektabilitasnya paling tinggi dibandingkan dengan jauh dari kader yang lain,” ungkap Doli.

Namun begitu, Doli juga menyebut bahwa ketika RK diusung di Pilkada Jakarta pun masih cukup ketat jika harus bertarung dengan kandidat lain seperti Anies Baswedan bahkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Makanya kita sampai sekarang ini belum memutuskan. Kita tunggu sampai akhir Juli atau awal Agustus kita lihat karena mungkin ada berapa survei,” pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya