Berita

Ilustrasi Foto/RMOL

Politik

Jelang Pilkada Jakarta 2024

PDIP Dinilai Tidak Konsisten Jika Nekat Usung Anies

KAMIS, 20 JUNI 2024 | 16:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sinyal mendukung Anies Baswedan diperlihatkan Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPD PDIP). Hal itu disinyalir sebagai bentuk disorientasi arah gerakan partai.

Direktur Eksekutif Sentral Politika Subiran Paridamos menilai, rumor PDIP mendukung Anies maju pemilihan gubernur (Pilgub) Jakarta tidak selaras dengan corak partai berlogo banteng moncong putih.

"PDIP akan dinilai banyak kalangan tidak konsisten, disorientasi sebagai partai ideologi dan partai kader," ujar Subiran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (20/6).


Menurut pengamat yang kerap disapa Biran itu, PDIP lebih baik mengusung kadernya sendiri di Pilgub Jakarta.

"Artinya PDIP akan dipahami hanya menjual isu ideologi dan kaderisasi internal sebagai jualan politik, tidak secara sungguh-sungguh menerapkannya dalam prinsip dan aktivitas politik," tuturnya.

Oleh karena itu, lulusan S2 komunikasi politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) ini meyakini, PDIP akan mendapat dampak negatif apabila benar-benar mengusung Anies.

"PDIP akan kehilangan beberapa basis pemilih fanatiknya di Jakarta, sebab basis fanatik PDIP di Jakarta kebanyakan sangat anti terhadap Anies," demikian Biran menambahkan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya