Berita

Warga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan menyatakan dukungannya agar Anies Basedan kembali memimpin Jakarta periode 2024-2029/Ist

Politik

Warga Jagakarsa Minta Anies Lanjutkan Urus Jakarta

KAMIS, 20 JUNI 2024 | 12:51 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Aspirasi warga dari tingkat bawah untuk mendukung Anies Baswedan maju di Pilkada Jakarta 2024 terus bermunculan.

Kali ini giliran warga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan yang menyatakan dukungannya agar Anies kembali memimpin Jakarta periode 2024-2029.

Deklarasi dukungan tersebut dilaksanakan di Jalan Gintung Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Rabu malam (19/6).


Dalam deklarasi ini puluhan warga dari perwakilan seluruh kelurahan se-Kecamatan Jagakarsa turut hadir. Mereka berasal dari Kelurahan Jagakarsa, Ciganjur, Srengseng Sawah, Cipedak, Jagakarsa, Tanjung Barat dan Lenteng Agung.

"Hasil Musyawarah Warga Kota Jagakarsa dari tujuh perwakilan kelurahan se-Jagakarsa sepakat meminta Pak Anies kembali menjadi Gubernur Jakarta 2024-2029," kata Juru bicara Warga Kota Kecamatan Jagakarsa, Ahmad Juliary dalam keterangannya, Kamis (20/6).

Ia mengungkapkan sejumlah alasan sebelum memutuskan mendukung kepemimpinan Anies di Jakarta.

"Karya Pak Anies pada periode 2017-2022 lalu telah banyak menjadikan warga kota mendapatkan kemudahan-kemudahan," kata Juliary.

Salah satu kebijakan Anies yang paling dirasakan warga adalah pembangunan Ruang Limpah Sungai yang dibangun di Brigif, Jagakarsa.

Program ini dinilai sukses menjadi pengendali banjir akibat luapan air sungai di Jakarta Selatan.

"Terutama di kawasaan sepanjang daerah aliran sungai (DAS), dan sekaligus menjadi ruang ketiga bagi masyarakat jagakarsa untuk jogging, jalan pagi dan ramah tamah," kata Juliary.

Selanjutnya, kebijakan Anies lainnya adalah berhasil memfasilitasi usaha mikro, kecil dan menengah. Termasuk mengintegrasikan angkutan umum Jaklingko, KJP plus dan lain-lain.




Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya