Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Alami Penurunan, BRI Tutup Layanan Pengaduan Nasabah Via SMS

SELASA, 18 JUNI 2024 | 10:01 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bank Rakyat Indonesia (BRI) menutup layanan pengaduannya melalui SMS mulai 21 Juni 2024 mendatang.

Seperti dikutip dari laman resminya, layanan pengaduan nasabah itu akan ditutup permanen. Sebagai gantinya, nasabah dapat menghubungi asisten virtual BRI, Sabrina melalui Whatsapp di nomor 0812121401.

“Terhitung sejak tanggal 21 Juni 2024, BRI sudah tidak menggunakan SMS untuk pelayanan pengaduan. Meskipun demikian, BRI selalu siap memberikan solusi dan informasi yang dibutuhkan oleh nasabah. Kebutuhan atas informasi produk dan layanan BRI tetap dapat diakses melalui Sabrina WhatsApp, Contact BRI, maupun official Media Sosial BRI serta situs resmi BRI,” tulis BRI dalam pengumumannya dikutip Selasa (18/6).


Dalam pernyataannya, BRI berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang cepat dan responsif terhadap setiap kebutuhan dan pertanyaan nasabah, serta terus berinovasi dalam memberikan pengalaman yang lebih baik kepada para nasabah.

Salah satu langkah inovatif tersebut yaitu dengan menghadirkan Sabrina, asisten virtual yang diklaim dapat memberikan kemudahan, kenyamanan, solusi layanan pengaduan melalui aplikasi WhatsApp.

Sebagai informasi, layanan pengaduan via SMS tercatat terus mengalami tren penurunan sejak tahun 2023 jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Untuk itu BRI akan menghapus layanan melalui SMSnya dan berkomitmen untuk menggunakan channel yang lebih fleksibel dan dapat mempermudah nasabah.

Smart BRI Assistant, Sabrina ini dirilis untuk pertama kalinya pada 2018 untuk melayani kebutuhan nasabah di seluruh Tanah Air terkait layanan perbankan. Hingga saat ini, jumlah pengguna Sabrina tercatat telah mencapai 4 juta  pengguna dan diyakini masih terus bertambah.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya