Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, usai melaksanakan Salat Id di Masjid Ainul Hikmah, DPP Partai Golkar, Kemanggisan, Jakarta Barat, Senin (17/6)/RMOL

Politik

Tak Ada Anggaran Bansos bagi Korban Judi Online

SENIN, 17 JUNI 2024 | 12:59 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan korban judi online tak masuk kategori penerima bantuan sosial (bansos). Bahkan tidak diatur dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Tidak ada dalam anggaran yang ada sekarang," kata Airlangga usai Salat Id di Kantor DPP Partai Golkar, Kemanggisan, Jakarta Barat, Senin (17/6).

Untuk itu, Airlangga bakal terus berkoordinasi dengan Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) soal wacana pemberian bansos untuk korban judi online.


"Ya kalau koordinasi tentu, kalau ada usulan program silakan dibahas dengan kementerian teknis," tutur Airlangga.

Di sisi lain, Menko PMK, Muhadjir Effendy, telah mengklarifikasi pernyataan soal rencana pemberian bansos untuk korban judi online.

Menurut Muhadjir, banyak masyarakat yang salah mengartikan bansos itu untuk pelaku judi online.

Padahal, maksud Muhadjir, bansos akan disalurkan kepada keluarga pelaku judi online yang telah terdampak dan dirugikan.

"Saya tegaskan, korban judi online itu bukan pelaku. Siapa korbannya? Korbannya adalah keluarga atau individu terdekat dari para penjudi itu yang dirugikan baik secara material, finansial, maupun psikologis, dan itulah yang nanti akan kita santuni," jelas Muhadjir di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Senin (17/6).

Muhadjir pun mendukung dan memastikan pelaku judi online bakal dijerat tindak pidana yang diatur dalam Pasal 303 KUHP maupun UU ITE 11 tahun 2008 Pasal 27.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya