Berita

Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/Net

Politik

Ada Operasi Senyap Mendorong RK Maju Pilgub Jakarta

SENIN, 17 JUNI 2024 | 09:13 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Diyakini ada operasi senyap yang mendorong Ridwan Kamil (RK) agar maju di Pilgub Jakarta, sehingga lebih mudah meloloskan kandidat tertentu pada pertarungan Pilgub Jawa Barat (Jabar).

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia, Saiful Anam, berpendapat, Partai Gerindra telah memiliki kandidat kuat di Jabar, yakni Dedi Mulyadi. Sebab itu RK didorong maju di Jakarta.

"Bisa jadi ini skenario, agar Dedi lebih mudah memenangkan Pilkada Jabar, tanpa harus berpikir masa depan politik RK," katanya, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (17/6).


Dia menilai, dalam politik segala kemungkinan bisa saja terjadi, termasuk Parpol bermain di Parpol lainnya, demi mencapai keinginan atau tujuannya.

"Sangat mungkin ada kepentingan, karena RK pasti lebih mudah menang pada pertarungan Pilgub di Jabar, sebab itu dia didorong maju pada Pilgub Jakarta," katanya.

Akademisi Universitas Sahid Jakarta itu menilai, hal itu merupakan bentuk strategi senyap yang patut dicurigai.

"Tentu hal itu sangat merugikan RK jika tidak sigap melihat pertanda ini. RK bisa lebih cepat tumbang jika harus bertarung pada Pilgub Jakarta, sebaliknya Dedi dapat lebih mudah memenangkan kontestasi Pilgub Jabar," pungkas Saiful.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya