Berita

Presiden terpilih, Prabowo Subianto, bersama sang wakil, Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Rupiah Terus Melemah, Prabowo Diwarisi Dua Beban Berat

MINGGU, 16 JUNI 2024 | 13:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto, bakal menanggung beban utang yang besar di era pemerintahan Joko Widodo. Terlebih jika pemerintahan saat ini tak mampu mengendalikan nilai tukar Rupiah yang kian melemah.

Pernyataan itu disampaikan Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat, Hari Purwanto, menanggapi nilai tukar Rupiah yang terus melemah, 1 Dolar AS setara Rp16.486,5.

"Prabowo Subianto sendiri sadar bahwa dirinya menang sebagai presiden ke-8 akan menanggung dua beban dari Presiden Jokowi," kata Hari, kepada Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Minggu (16/6).


Beban yang pertama, kata dia, dititipi anak kandung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, sebagai wakil presiden.

"Dan kedua, dititipi utang pemerintahan Jokowi. Itulah dua beban Prabowo yang ditinggalkan Jokowi secara nyata," pungkas Hari.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya