Berita

Sandiaga Uno/Net

Politik

Lagi, Sandi Uno Minta Maaf Gagal Bawa PPP

MINGGU, 16 JUNI 2024 | 07:48 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Harapan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) lolos Senayan telah kandas. Tak ada satupun gugatan PPP pada sengketa Pileg DPR yang dikabulkan Mahkamah Konstitusi (MK).

Menanggapi itu, politikus PPP, Sandiaga Uno, mengaku prihatin. Dia meminta maaf karena kehadirannya di partai berlambang Kabah itu belum bisa membawa keberhasilan.

"Saya pindah ke PPP tadinya difokuskan untuk bisa mengangkat suara, tapi itu belum bisa terwujud," katanya, seperti dikutip redaksi melalui akun X miliknya, Minggu (16/6).


Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu menggarisbawahi, keputusan MK bersifat final. Namun, meski gagal lolos parlemen, Sandi optimistis PPP tetap solid.

"Saya tetap istiqomah dan yakin solid untuk konsolidasi, terbuka peluang DPP PPP untuk memperjuangkan, terus mewarnai demokrasi Indonesia," jelasnya.

PPP melayangkan 24 gugatan sengketa Pileg ke MK. Di dalamnya terdapat gugatan atas hasil Pileg DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, dan DPR.

PPP tergusur untuk kali pertama dari Senayan lantaran hanya mengantongi 5.878.777 suara dari total 84 daerah pemilihan pada Pileg DPR 2024.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya