Berita

Kegiatan sosialisasi Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI)/Ist

Kesehatan

Sosialisasikan ASI, Tim Pengabdi Keperawatan FIK UI Turun ke Permukiman Tebet

SABTU, 15 JUNI 2024 | 22:46 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Air Susu Ibu (ASI) merupakan salah satu investasi terbaik untuk mencukupi kebutuhan nutrisi serta mengoptimalkan kelangsungan hidup anak pada usia baru lahir hingga dua tahun pertama.

Sangat banyak penelitian yang telah membuktikan manfaat ASI sehingga bayi yang diberi ASI eksklusif memiliki insiden penyakit yang lebih rendah dibandingkan bayi yang tidak diberi ASI eksklusif.

Itu sebabnya, Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) melalui Departemen Ilmu Keperawatan Maternitas melakukan kegiatan edukasi manajemen laktasi dalam upaya optimalisasi pemberian ASI eksklusif pada permukiman padat penduduk di RW 04 di Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.


Kegiatan pemberdayaan kader kesehatan melalui program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan di wilayah Puskesmas Tebet.

“Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi atas semangat FIK UI untuk terus mencapai target pemberian ASI eksklusif di Indonesia yang sudah diupayakan oleh pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI," kata Ketua Tim Pengabdi, Dr. Titin Ungsianik dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/6).

Lanjut Titin, bersama tim kegiatan pengabdian memastikan program ini akan dilakukan dari Mei-Agustus 2024 dalam beberapa rangkaian.

Pertama, kegiatan yang diawali dengan koordinasi awal tim pengabdi dan pihak Puskesmas Tebet, pengembangan materi edukasi manajemen laktasi, lalu melakukan briefing tim pengabdi. dan puncaknya pemberdayaan kader kesehatan melalui program edukasi manajemen laktasi.

Setelah itu, Titin beserta tim akan melakukan evaluasi hasil kegiatan yang diukur dengan kuesioner pre test dan post test.

"Ini untuk melihat peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta," demikian Titin.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya