Berita

Film Under Paris/Net

Hiburan

Populer di Netflix, Under Paris Berpotensi Dibuatkan Sekuel

SABTU, 15 JUNI 2024 | 11:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Film aksi bertemakan ikan hiu ganas Under Paris dikabarkan siap dibuatkan sekuelnya.

Kemungkinan dibuatnya film Under Paris 2 disampaikan Xavier Gens, sutradara film yang saat ini menjadi hit di Netflix.

"Saat ini, sampai hari ini, kami belum membahasnya tetapi ada kemungkinan kami akan segera mendiskusikannya," kata Gens, seperti dikutip dari Screen Rant, Sabtu  (14/6).


"Jika ada sekuelnya, maka akan mengambil setting di Paris yang seluruhnya terendam air," ujarnya.

Akhir film Under Paris memang menimbulkan sebuah rasa penasaran, tentang bagaimana efek akhir setelah upaya untuk membunuh hiu dengan bahan peledak dan peluru mengakibatkan peluru Perang Dunia II yang terendam meledak, menyebabkan Paris kebanjiran.

Gens berpendapat bahwa keadaan akan menjadi lebih buruk jika Under Paris 2 dirilis, karena kota ini sepenuhnya berada di bawah air, dan pastinya dipenuhi hiu.

Namun Paris bukan satu-satunya kota yang berpotensi terancam bahaya akibat banyaknya kawanan hiu di Under Paris 2.

Seperti yang ditampilkan di adegan kredit akhir Under Paris, ratu hiu Lilith dan keturunannya dilepaskan dari kota pada akhir film yang apokaliptik, dan akhirnya menyebar ke seluruh dunia, menyerang London, dan akhirnya Amerika Serikat, serta lokasi lainnya.

Akhir cerita itu tidak hanya menghasilkan satu sekuel potensial, tetapi seluruh franchise hiu pembunuh yang berlatarkan lokasi di seluruh planet bumi.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya